Nekatnya lagi, mereka tak segan melukai, memotong atau membakar diri sendiri.
Mereka berani menggunakan obat-obatan, seperti pengencer darah atau obat untuk diabetes, demi meniru suatu penyakit.
Baca Juga:
Dua Dekade Dipasung Keluarga, Pria di Ponorogo Akhirnya Dievakuasi Polisi
Mereka juga tak segan mengorek kembali luka atau membuat luka terinfeksi kembali demi memperlambat penyembuhan.
5. Merusak. Mereka dapat memanipulasi instrumen medis untuk mengubah hasil, seperti memanaskan termometer.
Atau merusak tes laboratorium, seperti mencemari sampel urin dengan darah atau zat lain.
Baca Juga:
Polisi Sumut Aniaya Pengendara, Ternyata Derita Skizofrenia Sejak 2001
Faktor Risiko
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko factitious disorder termasuk;
1. Trauma masa kecil, seperti pelecehan emosional, fisik atau seksual